ANGKA PENDERITA TINGGI, MBD PERKUAT PENANGANAN PENYAKIT MENULAR ATM
Sumber : Humas
Penanggulangan
penyakit AIDS, Tuberkulosis (TB) dan Malaria (ATM) terus
diupayakan oleh pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal tersebut juga
diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melalui Dinas Kesehatan yang
bekerja sama dengan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes) Wilayah Maluku.
Hal ini disampaikan Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten MBD, Drs. Yafet Lelatobur saat membacakan sambutan Bupati MBD pada Pembukaan Pertemuan Perencanaan dan Penganggaran ATM Tahun 2025, di Hotel Golden Nusantara, Rabu (14/08/2024).
Lelatobur menjelaskan untuk ketiga jenis penyakit menular tersebut, masih memiliki angka penderita yang masih cukup tinggi, sehingga perlu ditekan lagi, sehingga tahun 2025, angka penderita ketiga penyakit tersebut mengalami penurunan.
“Untuk penderita TB terdapat 98 kasus dan jumlah orang terduga TB mencapai 403 kasus. Untuk HIV, di tahun 2023 terdapat 13 kasus dengan screening 1.526 orang dan di tahun 2024 terdapat 9 kasus dan screening mencapai 465 orang. Capaian ini belum memenuhi setengah dari target yang diharapkan”, ungkap Lelatobur.
Ia menambahkan, disadari atau
tidak, pemerintah tidak akan dapat bergerak sendiri untuk
melaksanakan penanggulangan terhadap AIDS, TB dan Malaria. Perlu adanya
kontribusi berbagai pihak agar target pengendalian AIDS, TB dan Malaria dapat
tercapai.
Oleh sebab itu, lanjut Lelatobur, dilaksanakan Pertemuan Perencanaan dan Penganggaran AIDS, TB dan Malaria (ATM) yang melibatkan unsur kesehatan, pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, kepolisian dan TNI, desa adat, LSM hingga ke pihak swasta yang peduli dengan penanggulangan AIDS, Tuberkulosis dan Malaria (ATM).
“Semoga
dengan adanya pertemuan lintas sektor ini saya berharap adanya kesepakatan
dari lintas program dan lintas sektor yang terkait untuk terlibat dalam upaya
pencegahan dan pengendalian AIDS, TB dan Malaria di Kabupaten MBD”, harapnya.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Program Coordinator RSSH Adinkes Wilayah Maluku, dr. Lita Annie A. Tarumaselej, MKM, pimpinan OPD dan
instansi terkait yakni Dinas Kesehatan, Bappedalitbang, Baznas, Pegadaian,
Telkomsel, PKK, Pelindo, Kantor Pos, Pertamina, RSUD Tiakur, Bank BRI, BPDM,
Bank Modern, Kantor Agama Kab. MBD, Klasis GPM PP. Lemola, PMI dan RSSH Adinkes Provinsi Maluku.
